Enter your keyword

Direktorat Logistik Gelar Bimtek Manajemen Persediaan, Dorong Optimalisasi Sistem VMI

Direktorat Logistik Gelar Bimtek Manajemen Persediaan, Dorong Optimalisasi Sistem VMI

Direktorat Logistik Institut Teknologi Bandung mengadakan Bimbingan Teknis Manajemen Persediaan bagi unit kerja di lingkungan ITB, pada hari Kamis (25/9/2025) di Multipurpose Hall Gedung CRCS Lantai 3. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan barang inventaris melalui sistem Vendor Managed Inventory (VMI) yang sudah diterapkan ITB sejak 2024.

Direktur Logistik ITB, Bapak Augie Widyotriatmo, S.T, M.T, Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam pengadaan barang. “Kita sudah punya sistem VMI yang seharusnya memudahkan, sehingga bisa membuat dana operasional menjadi lebih efektif.”

Kepala Subdirektorat Pengajuan Pembayaran, Distribusi, Monitoring, Evaluasi, dan Sistem Informasi, Bapak Yusuf Yulianto, S.Pd., M.M., menjelaskan konsep VMI di mana vendor bertanggung jawab mengelola stok barang secara real-time. Selain itu, Bapak Yusuf juga menyebutkan berbagai manfaat VMI, seperti mengurangi beban pengelolaan stok, harga seragam, leadtime lebih cepat, dan mitigasi risiko barang palsu. “Vendor yang pantau kebutuhan kita, vendor yang pastikan barang selalu tersedia. Kita tinggal pesan sesuai kebutuhan.”

Acara ini juga menghadirkan Narasumber Bapak Dr. Rully Tri Cahyono, S.T., M.T., yang diawali dengan hasil evaluasi terkait kondisi pengelolaan stok di lingkungan ITB. dari Satuan Pengawasan Internal (SPI) ITB tahun 2025. Beliau menyoroti bahwa pola pembelian di sejumlah unit kerja masih belum optimal dan cenderung dilakukan dalam jumlah besar tanpa memperhatikan kebutuhan riil. Kondisi ini berpotensi menimbulkan penumpukan persediaan di gudang serta kurang efektifnya pemanfaatan anggaran.

Sebagai upaya perbaikan, Dr. Rully mengusulkan penerapan sistem min–max inventory berbasis data historis konsumsi. Dengan metode ini, setiap unit akan memiliki batas minimum dan maksimum dalam melakukan pemesanan, sehingga kebutuhan dapat lebih terkendali dan efisien.

Di akhir sesi, beliau menekankan bahwa perubahan mindset menjadi kunci keberhasilan implementasi Vendor Managed Inventory (VMI). Menurutnya, tujuan utama VMI adalah menciptakan efisiensi, sehingga diperlukan komitmen bersama untuk meninggalkan pola lama yang berpotensi memboroskan sumber daya.